Monday, December 5, 2011

Tantangan dan Perubahan dalam Media Komunikasi

Perubahan dalam setiap era kehidupan terjadi karena berkembangnya teknologi yang semakin memudahkan manusia untuk mengerjakan segala sesuatunya, termasuk di dalamnya memperoleh, membuat, dan menyebarkan informasi.

Kondisi seperti ini amatlah menarik jika ditilik dari sisi 'sebelum dan sesudah':
Sebelumnya, pesan dibuat oleh dan untuk audiens yang 'seragam'. Kini, audiens yang mulai bisa memilih pesannya disajikan sebuah pesan yang dipahami oleh segala kalangan.
Dulu, pesan terbagi untuk publik internal dan eksternal. Sekarang, semua pesan tersaji untuk setiap orang.
Masih ingatkah Anda, betapa sederhananya penerima pesan sebelum era New Age? Pesan hanya ditujukan untuk pelanggan, karyawan, pemegang saham, dan publik general. Sekarang, publik terbagi menjadi anak muda, karyawan kelas menengah, senior executives, dan lain-lain.

Lalu, apakah konten informasinya juga berubah sesuai selera masyarakat? Survei Serikat Penerbit Suratkabar (SPS) membuktikan bahwa berita kriminal, olahraga, dan bencana masih tetap menjual; sementara berita mengenai kesehatan, gaya hidup, dan pendidikan mulai menjadi favorit; serta berita bisnis dan politik yang memiliki sedikit peminat. Selain itu, media sudah mulai mendengarkan saran dari audiensnya. 

Tak hanya perubahan dari segi audiens dan konten, media pun sekarang berganyung kepada social media yang bersifat personalized account. Namun, peran media massa tetap diperlukan sebagai pengklarifikasi dari informasi yang diragukan kebenarannya jika disampaikan melalui twitter (misalnya).  
  

No comments:

Post a Comment